One day for the 1st time …

Ini tentang kisah sekitar 1 tahun yang lalu, di semester ke-7 tahun 2010. Sayangnya laptop saya hilang setelah satu hari saya bertambah usia. Sehingga file-file tentang kisah ini  sedikit hilang. Beruntungnya, untuk foto-foto sebagian sudah ada yang saya upload ke facebook pribadi saya. Jadi saya tetap bisa share ke kalian semua! ^-^

Okay back to the kisah, heheee…. Jadi waktu itu di semester 7 kami (Mahasiswa Pendidikan Biologi “saya, Ade, Novi, Nesya, Fia”) baru mendapatkan perkuliahan Seminar Pendidikan Biologi. Nah, di matakuliah ini kami diberi tugas untuk mencari jurnl penelitian tentang kependidikan Biologi atau tentang penelitian biologi terapan. Dengan semangat juang yang tinggi, kami sambut tugas ini dengan senang hati. Tugas ini setidaknya member gambaran untuk kami bagaimana membuat judul penelitian hingga isi penelitiannya itu sendiri. Secara… udah semester 7. Heheee….

Beberapa minggu kami mencari jurnal yang cocok untuk dipresentasikan baik dari internet, Lipi, dan kampus-kampus lainnya. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari tugas ini ke UNJ. Inilah kali pertamanya kami pergi ke UNJ. Dari sinilah kisah ini dimulai…

Hari Rabu, sekitar pukul 07.00 WIB kami janjian di terminal Baranangsiang Bogor. Padahal hari itu kami ada kuliah Media Pembelajaran, kami akan berusaha secepat mungkin agar bisa kembali tepat waktu dalam perkuliahan nanti. Akhirnya, saya hadir tepat waktu dan menunggu di pintu terminal pertama (karena saya tidak tahu bus nya itu akan keluar pintu 1 apa pintu 2), beberapa menit saya menunggu akhirnya datanglah Ade yang belum juga apa-apa sudah punya cerita bahwa ia tadi terpisah dengan Nesya dan sulit dihubungi pula. Kepanikan semakin bertambah ketika Novi belum juga datang (ini dia, emak kami yang hobi telat). Saya dan Ade tidak pernah menyimpan hape. Hape selalu kami genggam erat, hingga akhirnya Ade mendapatkan telpon dari Novi bahwa dirinya sudah ada di terminal pintu ke-2 bersama Nesya dan bilang bahwa bus jurusan yang kami tunggu sudah akan berangkat. Saya dan teman saya itu pun langsung lari ke pintu 2 dan melihat bus tersebut sudah hamipr menyebrangi jalan, sengaja saya lewati depan bus agar bus tersebut berhenti. Alhasil, saya dan rekan saya ini dapat naik walaupun dengan susah payah dan terjadi benturan keras antara pintu bus dengan lengan atas si Ade. Kurang lebih sekitar pukul 07.45 WIB, kami berangkat. Beruntungnya, (udah hampir ketinggalan bus tetep ajah yah bilang beruntung! *) saya dan Ade mendapati tempat duduk sedangkan Novi dan Nesya yang lebih dulu masuk, tidak mendapatkan tempat duduk. Hahaaaa…..

Alhamdulillah, perjalanan kami menuju UNJ tidak mengalami kemacetan yang berarti. Setelah turun di depan Rumah Sakit Pertamina Jaya (ada mimih and sepupu saya yang kerja disitu loh! Log? Penting emang? Hehee). Ok, mari kita lanjutkan! kami menyeberangi jalan dan menaiki metromini dengan kecepatan layaknya roket yang berangkat ke bulan! Hahaaaa biarpun sedikit agak lebay, tapi ini memang kenyataan. Metromini yang kami naiki ini tidak kalah cepatnya dengan halilintar Dufan, tidak kalah dengan cepatnya mobil Kolt mini jurusan Sukabumi-Bogor (mobil setan). Kecepatan yang tinggi ditambah suara knalpot yang sungguh menganggu telinga dan kondektur yang Ya Allah… seremnya, sangarnya… buat jantung kami semakin berdetak kencang belum lagi kalo udah ngerm, selalu mendadak (Ehm…, plis yah pak sopir bisa lebih santai sedikit gak si?). Antara kaget, takut tapi ingin tertawa. Nano-nano deh… apalagi kami semua perempuan yang belum terbiasa naik begituan, ngerem sedikit atau ngebut sedikit kami menjerit sejadi-jadinya! (ternyata gak perlu dating ke dufan, kita bisa menjerit lebih alami dan lebih murah! =D) sayangnya Fia, sahabat saya yang satu lagi tidak bisa ikut karena pa yah? Saya lupa. Heheee… (rugi deh fi gak ikut! Heheee… =D )

Akhirnya kami sampai juga di depan Universitas Negeri Jakarta. ALHAMDULILLAH….. kami pun dapat bernapas lega… (padahal belum tau masih ada peristiwa lain yang menunggu disana, ehm…)

Waktu itu kami tidak langsung ke UNJ, karena kedua teman saya “Novi and Nesya” lagi kelaperan akibat belum sarapan. Tanpa keberatan sedikitpun saya menyilahkan teman-teman saya dulu untuk makan dan saya pun istirahat sejenak.

Pukul 10.30 WIB, dimana matahari kian meninggi dan menancapkan panasnya dikulit kami. Kami memulai langkah kami ke kampus tersebut. Awalnya… bingung? Yaiyalah… orang pertama kali kesana! Sambil menunggu Nesya yang sedari tadi sibuk menghubuni temannya yang kuliah disini, kami tetap berjalan mengikitu arah semaunya. Hihiiii….

Aksi kami yang tidak patut ditiru… =D

Pukul 11.00 WIB, perpustakaan nya ketemu juga. Huhuuuu…. Rempongnya berkunjung ke kampus orang kalo kita gak tahu tempat yang akan kita tuju yah… hmmm…. Kunjungan ke perpustakaan ini kita potong sajah ya ceritanya, walaupun sebenarnya masih ada kejadian-kejadian yang lucu hingga menyebalkan. Sebut saja dari penjaga penitipan barang yang genit plus culangung, penjaga pintu perpus pertama yang jutek (lain kali sambutlah kami pak… gak bakal rugi kok! =)), kaki saya dan Novi yang sempet kejepit pintu lift, nyari jurnalnya yang susahnya Subhanallah… susah sekali yah..(logat syahrini ^^), salah masuk WC (malah masuk WC pegawai, hoooo), foto-foto di WC sampai terjadi antrian diluar (hehheee), sholat ashar didalam (dan baru menyadari bahwa lengan bagian atas si Ade biru ungu alias bengkak akibat terbentur pintu bus waktu berangkat tadi). (Oiya, akhirnya kami memutuskan untuk memuaskan diri di Jakarta dan bolos mata kuliah Media pembelajaran di kampus.) Hehee….

Inilah yang sempat bikin diluar toilet pada ngantri…=D

Setelah mengobrak-abrik perpustakaan kampus orang lain (heheee), kami bertanya kepada salahsatu mahasiswa disana. “Mall yang terdekat dari sini dimana yah?” hahaaaaa, ternyata! Orang yang kami Tanya juga gak begitu tau. Haduh! Tu mahasiswa kagak gaul gitu ya selama ngampus! (hihiiiii). Akhirnya kami langsung kedepan, bertanya kepada seorang bapak “ITC Mangga 2 naik apa yah?” Alhamdulillah, pertolongan pun muncul… (huft) sambil menunggu bus yang akan kami naiki kami masih sempat membeli rujak serut dan beberapa bros lucu dan yang paling penting buat mahasiswa MURAH. Hahaaaaa

Gak lama bus yang kami tunggu datang, yang naik berebut akhirnya diantara kami ada yang duduk ada pula yang berdiri. Malangnya, aku salah satu yang berdiri. Didalam bus, kami tetap wajib waspada terhadap orang-orang (kan rawan copet yeee???). lumayan lama berdiri akhirnya saya dapat tempat duduk juga, walaupun dekat dengan pintu banget (huhuuu). Sopirnya lumayan baik membawa bus tapi lama kelamaan nyebelin juga. Kayak yang mau gak mau nyetir teh. Tiba-tiba berhenti dan meninggalkan bus, dikirain ngapain taunya? Ehm, si abangnya kebelet ciiiiin…. Cape deh. Pake kencing sembarangan. Hwaaah… perjalanan semakin menarik ketika kami tiba-tiba masuk kedalam terowongan yang entah apa nama terowongan tersebut yang pasti pas masuk itu langsung turunan, alhasil kita yang belum terbiasa menjerit sejadi-jadinya! Hahaaaa mirip kalo naik Niagara! Hahaaaaa…. Beberapa kali temanku menjerit (sebenernya pengen kalo gak malu-malu amat mah!) habis kami jadi perhatian seluruh penumpang sih… hahaaaa

Disini Roller coaster ke-2 =D

Sampai didepan ITC, belanja-belanja deh… heheee  Niatnya beli sepatu dapetnya aksesoris mobil bentuk Garfield. Huhuuuu Udah gitu sekarak aksesoris garfieldnya gak ada sama mobil-mobilnya! Dijual sadayana kan sama si babeh. Urrrrghhh!!!! (maaf curcol dikit) hheeee

Setelah kaki terasa pegal karena entah berapa kali kami mengelilingi isi ITC  (huhuuu), dan yang berjualan punudah pada mau tutup. Heheee kami langsung meluncur ke stasiun kota untuk meninggalkan Jakarta. (yaiyalah, masa ninggalin Surabaya? Ckckckck)

Keadaan perut saat itu jujur saja sangat…. Lapeeeeeerrrrrrr…….!!!!!! Aku dan ade pun berinisiatif membeli nasi goreng untuk dimakan didalam kereta karena kami takut tertinggal kereta. Menanti kereta ekspress pakuan yang lumayan, lamaaaa…. Kami duduk-duduk di depan rel kereta dengan wajah kusam. Hohoooo lama, lama, lamaaaa….. akhirnya datang juga itu kereta, setelah berebutan naik dan tidak mendapatkan tempat duduk jua (malangnya… hiks) kami pun duduk dibawah saja dan dengan cueknya aku yang memulai membuka perbekalan (nasi goreng tadi dan cemilan lain) heheee… toh dalam hati didalam kereta itu orang-orangnya gak ada yang saya kenal kecuali teman-teman saya. Heheee…

Berpose diantara banyaknya penumpang =D

Makan dengan lahap, Alhamdulillah lumayan bisa mengganjel rasa lapar kami dan kelelahan kami. Berpose tetep eksis saat itu meskipun penumpangnya masih padat. Hahaaa Setiap kereta berhenti setiap itu pula ada penumpang yang keluar. Satu, satu, dan akhirnya banyak! Hingga yang berada di gerbong itu hanya kami saja dan sedikit orang lain. Kecuali di gerbong lain. Meskipun lelah, ternyata semangat ke-narsis-an kami masih ada. Berpose-pose lah kami didalam sana. Hahaaaa…

    

di gerbong yang hampir kosong…

Namun…

Kegembiraan kami tiba-tiba sirna (lebay.com) setelah ptugas dalam kereta dating ke gerbong kami dan kereta berhenti. Kontan kami serentak berpikir “emang udah sampe Bogor yah?” pertanyaan itu langsung kami tanyakan pada petugas setelah pintu terbuka, dan jawabannya “wah, ini baru sampe DEPOK de… kalo mau ke Bogor tunggu kereta selanjutnya ajah yaa…” GLEKKK, kami semua menelan ludah. “WHAT!!!! DEPOK!!!” TERNYATA KITA SALAH NAIK KERETA CUYYY!!!!! Mata masih terbelalak, pikiran masih melayang-layang. KOK BISA SALAH???!!! Stasiun Depok saat itu sangat sepi. Hanya ada beberapa bapak-bapak disana. Uuuuhhh…. Menyeramkan. Sedangkan kami perempuan semua. Saat itu jam telah menunjukkan pukul 21.00 WIB. Pengen nangis, takuuuut… meratapi nasib juga gak bakal beres. Akhirnya kami menenangkan diri masing-masing dan mencoba untuk menghibur diri dan berpikir yang positif semua. Saat itu pula kami masih sempat-sempatnya berpose, layaknya anak yang hilang. Huhuuuu…

Terdampar di Depok T.T

Dinginnya udara terasa hebat saat itu, mana gak bawa jaket! Hiks,😥 keretapun muncul, dan kami bersorak gembira. Sampai di Bogor(Alhamdulillah), aku pulang sendiri ke kost-an (jalan kekost-an kan sepi, adu nyali beneran ini mah!) begitu pula dengan Nesya dan Novi. Hanya Ade dijemput pacarnya.

Alhamdulillah, kami selamat hingga di rumah kami masing-masing. ZZZZzzzzzzz…….

(Mohon tidak ditiru. Khusus orang dewasa)😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s