Apr 3 : Ini Cermin Buram

Lekuk bundar itu cermin buram

Yang menempel di dinding atas dekat cahaya lampu

Kadang benar menjadi buram

Ketika gelap serasa terang

Ketika terang dianggap gelap

Mungkin inilah cerminan daun yang tak pernah mau berdiam

Senang terbawa angin yang tak pernah berujung

Berhenti sesaat dan terbang lagi entah sampai kapan sampai dimana

Tiba-tiba saja sampai di tempat asing berdaun sepi

Kemudian hening dan akhirnya terpukul

Menengok arah cahaya awal yang ada

Riak air yang dinginnya menyeruak tepat

Ketika hujan datang berkawan

Cermin ini telah terlanjur buram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s