*&%#*- (blm dpt jdul)

Diamku bukan berarti emas
Bahkan usahaku bukan berarti mimpinya
Seluruh pilihanku bukan pilihannya
Karena aku bukan-nya.
Telingaku memerah memanas terbakar lagi atas kata itu
Suara tak menjadi masalah ketika kata dapat lebih tajam dari suaramu yang terkadang merdu.
Mata tak lagi dapat membendung. Rupanya sudah terlalu penuh menahan hentakan air itu.
Hati tak lantas menerima. Ini terlalu sakit. Melebihi rasanya patah hati, sakit gigi, atau tak makan seharian.
Kaki dan tangan menjadi sulit bergerak. Karena sama-sama merasakan ada yang salah dalam tubuh ini. Padahal rasa-rasanya kaki ini ingin melangkah lebih jauh dan melompat lebuh tinggi. Serta tangan yang ingin berbuat lebih banyak, menulis lebih baik.
Sedangkan mulut hanya bisa terkunci menahan dahaga yang sudah lama ada. Tak mampu lagi berbicara banyak. Ahh untuk apa aku berbicara sedangkan bicaraku saja tak akan mampu didengar dengan pemahaman yang tak mau berkembang. Aku akan selalu salah dan dianggap kecil olehnya.
-bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s